Rabu, 18 Juni 2014
Intel Siapkan Chip Prosesor Fleksibel untuk Server
Intel Corp. membuatan gebrakan baru di dunia chip. Inovasi teranyar Intel adalah pengembangan server chip generasi baru yang akan dijual pada perusahaan internet skala besar, seperti Facebook dan Google. Mengintegrasikan prosesor Xeon dengan chips yang bisa diprogram, Intel menghasilkan chip generasi baru yang lebih fleksibel sehingga mampu mengoptimalkan kinerja sebuah server.
Saat ini industri PC bisa disebut stagnan, sementara perkembangan pasar smartphone dan tablet tidak terlalu pesat seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan alasan itu maka keputusan Intel untuk menjual produk server chip akan menjadi loncatan besar yang mampu menghasilkan keuntungan berlipat bagi Intel.
Sebagian besar server sekarang ini menggunakan kekuatan chip prosesor Intel Xeon. Namun perlu dicatat bahwa di tahun 2013 lalu, Intel memproduksi lebih dari 15 chip Xeon versi custom untuk memenuhi kebutuhan konsumen besar seperti eBay dan Facebook. Karenanya Intel merencanakan mengembangkan lebih dari 30 custom chip tahun ini, seperti dingkap oleh Diane Bryant. Bryant merupakan pimpinan divisi data center Intel yang juga menjelaskan mengenai rencana Intel memproduksi chip fleksibel pekan lalu.
Teknologi baru yang disebut Bryant itu ia sebut akan memungkinkan operator data center bisa melakukan kustomisasi chip sendiri, sesering yang mereka inginkan. Komponen baru yang dipakai Intel mampu mengintegrasikan prosesor Xdon standar dan sebuah chip yang dikenal sebagai sebuah “field-programmable gate aray” atau FPGA. Konsumen bisa melakukan konfigurasi pada chips seperti yang mereka butuhkan sehingga server bisa bekerja lebih cepat dalam mengelola berbagai tugas, seperti lebih cepat memberika hasil pencarian internet atau update jejaring sosial.
“Jika mereka memiliki sebuah aplikasi yang membutuhkan waktu lama untuk memproses alogaritma tertentu, mereka bisa mengambil alogartima tersebut, mengambil soft (kekayaan intelektual) dan memasukkannya ke dalam FPGA untuk mempercepat proses kerja,” jelas Bryant.
Saat ini Intel telah memiliki dan menjual produk dengan kombinasi Xeon dan programmable chip namun dengan komponen baru yang tengah mereka persiapkan, setiap komponen akan lebih terintegrasi. Chip yang bisa diprogram telah banyak digunakan oleh para manufaktur untuk membuat produk dalam skala kecil atau prototype namun jika sekarang Intel menggunakannya untuk server dengan paduan komponen baru maka bisa disebut ini merupakan langkah besar atau inovasi dalam teknologi chip.yang akan mengubah
Sejauh ini Intel masih menjadi pemimpin pasar server chip namun para pesaingnya terus mengejar dengan mempersiapkan prosesor hemat listrik yang dibuat menggunakan teknologi milik ARM Holdings. Dengan server chip fleksibel yang bisa diprogram sesuai kebutuhan, tampaknya Intel ingin terus mempertahankan pangsa pasar server chip yang telah lama dikuasainya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar